Bersama Berbagi Dampak kepada Guru melalui ITF Adaro, Persada, dan Ruangguru 2.0 di 10 Kota/Kabupaten

ITF 1 Banner-1

Persada Capital Investama dan Adaro Foundation

Setelah kegiatan ITF Adaro, Persada, dan Ruangguru yang pertama menuai sukses, Adaro Foundation dan Persada Capital Investama kembali berkolaborasi dengan Ruangguru untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia melalui program Indonesia Teaching Fellowship (ITF) Adaro, Persada, dan Ruangguru 2.0, yang telah diselenggarakan pada Oktober 2019 hingga Oktober 2020. Program ini  bertujuan untuk melahirkan guru berkinerja tinggi yang ditandai dengan adanya perubahan pada (1) peningkatan hasil belajar siswa dan (2) peningkatan kualitas kompetensi guru (pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial) sesuai dengan Permendiknas No.16 Tahun 2007.

Kali ini, program diikuti oleh lebih dari 1.500 guru jenjang SD, SMP, dan SMA dari 10 kabupaten/kota yang tersebar di wilayah Balangan, Banjarbaru, Tabalong, Tomohon, Kupang, Lombok Utara, Tabanan, Malang, Magelang, dan Rejang Lebong. Para peserta terpilih setelah berhasil melalui proses seleksi ketat oleh tim Ruangguru. 

Program ITF Persada 2.0 menggunakan metode blended learning dengan mengkombinasikan pelatihan daring dan luring. Untuk meningkatkan aspek pedagogik, peserta mendapatkan akses gratis ke 185 video pelatihan guru, ratusan infografis, dan puluhan kuis di aplikasi ruangkerja, serta mendapatkan Try Out Uji Kompetensi Guru (UKG) sebanyak 4 kali dan mendapatkan pendampingan diskusi daring dengan fasilitator profesional setiap minggunya. Selain itu, para peserta pelatihan juga mendapatkan akses ke ratusan video materi profesional dan ribuan soal sesuai mata pelajaran yang diampu oleh masing-masing guru di aplikasi Ruangguru untuk meningkatkan kompetensi profesional. Pendampingan langsung tatap muka dan layanan konseling juga diberikan untuk meningkatkan kompetensi kepribadian dan sosial para peserta pelatihan. Tim Regional Field Officer (RFO) yang tersebar di 10 daerah program siap memfasilitasi kebutuhan guru selama program berlangsung.

DSC00078

Untuk lebih memahami dampak program secara mendalam, ITF Persada 2.0 melakukan riset di 4 daerah, yaitu di Kabupaten Tabalong, Kabupaten Balangan, Kabupaten Magelang, dan Kabupaten Rejang Lebong. Riset terdiri dari kegiatan focus group discussion (FGD), observasi kelas, wawancara mendalam, hingga pengambilan data dari survei siswa. 

Dampak program dapat dilihat melalui hasil Try Out UKG yang dilakukan selama program. Hasil awal  Pada awal program, rata-rata nilai TO UKG peserta adalah 49,05, sedangkan pada akhir masa program, rata-rata nilai TO UKG akhir mencapai angka 61,37. Hal ini menunjukkan peningkatan skor yang sangat signifikan, yaitu sebanyak 12,32 poin atau setara dengan 25,12%. 65,73% guru peserta latihan ITF Persada 2.0 memperoleh skor TO UKG Akhir di atas KKM Nasional yang tercatat di angka 55. Selain itu, ITF Persada 2.0 juga berhasil melahirkan 141 Guru Berdampak atau local champion yang tersebar di 10 daerah ITF dan siap menerapkan rancangan program pelatihan guru untuk mereka replikasi di daerah masing-masing.

 

Rananggana Rayidhea